Perbedaan Toner Dan Essence Dalam Skincare Pria – Buat kamu yang baru mulai merawat wajah atau ingin upgrade rutinitas skincare, pasti pernah bingung: apa beda toner dan essence? Harus pakai dua-duanya, atau cukup salah satu?
Walaupun sering dianggap mirip karena teksturnya yang cair dan ringan, toner dan essence punya fungsi dan peran yang berbeda dalam skincare, termasuk buat pria. Untuk hasil maksimal, penting banget tahu kapan digunakan dan apa manfaat masing-masing.

Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Toner?
Toner adalah cairan ringan yang digunakan setelah mencuci muka untuk:
✅ Menyegarkan dan menyeimbangkan pH kulit
✅ Membersihkan sisa kotoran atau sabun yang tertinggal
✅ Mempersiapkan kulit agar lebih mudah menyerap produk skincare berikutnya
Toner cocok untuk:
-
Kulit berminyak (gunakan toner dengan kandungan astringent ringan)
-
Kulit kering/sensitif (gunakan toner hydrating tanpa alkohol)
-
Kulit kusam dan mudah jerawatan
Tekstur: Sangat cair, hampir seperti air
Cara pakai: Usap ke wajah dengan kapas atau langsung ditepuk-tepuk lembut dengan tangan
Apa Itu Essence?
Essence adalah cairan semi-kental yang mengandung bahan aktif untuk:
✅ Memberi hidrasi mendalam ke kulit
✅ Meningkatkan regenerasi sel kulit
✅ Menyiapkan kulit agar lebih maksimal menyerap serum atau krim setelahnya
Essence cocok untuk:
-
Kulit kering dan dehidrasi
-
Kulit kusam dan butuh glow
-
Kulit yang mulai mengalami tanda penuaan
Tekstur: Lebih kental dari toner, tapi lebih ringan dari serum
Cara pakai: Tuang ke tangan, lalu ditepuk perlahan ke seluruh wajah setelah toner
Perbedaan Toner dan Essence dalam Skincare Pria
Perbedaan | Toner | Essence |
---|---|---|
Fungsi utama | Menyegarkan dan menyeimbangkan pH kulit | Melembapkan dan mempersiapkan kulit untuk produk aktif |
Waktu penggunaan | Setelah cuci muka | Setelah toner |
Tekstur | Sangat cair | Cair agak kental |
Cara pakai | Ditepuk atau diusap dengan kapas | Ditepuk langsung ke wajah |
Fokus manfaat | Membersihkan sisa sabun, menenangkan kulit | Memberi hidrasi, meningkatkan efektivitas skincare lanjutan |
Cocok untuk | Semua jenis kulit tergantung kandungan | Kulit dehidrasi, kusam, butuh hidrasi ekstra |
Harus Pakai Dua-duanya Gak, sih?
Jawabannya: tergantung kebutuhan kulit.
Kalau kamu masih pemula, cukup pakai toner dan moisturizer saja dulu. Tapi kalau kamu sudah mulai rutin skincare dan ingin hasil maksimal, kombinasi toner + essence adalah fondasi skincare yang mantap.
Tips:
-
Kulit berminyak? Pilih toner ringan + essence water-based
-
Kulit kering? Gunakan toner hydrating + essence rich dengan bahan seperti hyaluronic acid
Rekomendasi Toner & Essence untuk Pria
Toner pria:
-
COSRX AHA/BHA Clarifying Toner (untuk kulit berminyak dan berjerawat)
-
Hada Labo Gokujyun Light Lotion (hydrating untuk semua jenis kulit)
Essence pria:
-
SK-II Facial Treatment Essence (premium, untuk kulit kusam dan aging)
-
Benton Snail Bee High Content Essence (untuk kulit sensitif dan kering)
-
Somethinc Hyaluronic B5 Essence (lokal, ringan dan cepat meresap)
Urutan Skincare Pria (Termasuk Toner dan Essence)
-
Cuci muka / facial wash
-
Toner (menyeimbangkan kulit)
-
Essence (hidrasi dan regenerasi)
-
Serum (jika perlu, untuk masalah spesifik)
-
Moisturizer
-
Sunscreen (pagi hari)
Kesimpulan: Toner & Essence Bantu Kulit Pria Tetap Sehat dan Segar
Perbedaan toner dan essence dalam skincare pria bukan cuma soal tekstur, tapi juga fungsi dan urutan penggunaannya. Toner bantu menyegarkan dan membersihkan, sedangkan essence bantu menghidrasi dan menyiapkan kulit untuk skincare selanjutnya.
Keduanya punya peran penting dalam membangun kulit sehat, segar, dan bebas masalah. Jadi, jangan ragu mulai pelan-pelan dan sesuaikan dengan kebutuhan kulitmu, bro!